Kepala SD NU Nawa Kartika, Anshori mengatakan, kegiatan ini dimaksudkan memperingati hari Pendidikan Nasional yang jatuh 2 Mei dengan cara memperkenalkan pahlawan, "RMP Sosrokartono merupakan tokoh pejuang pendidikan di kota ini yang berjasa berjuang bagi bangsa Indonesia," katanya.
| SD NU Nawa Kartika Ziarahi Sosrokartono (Sumber Gambar : Nu Online) |
SD NU Nawa Kartika Ziarahi Sosrokartono
Dari kegiatan tersebut diharapkan, siswa-siswi tahu akan pehlawan bangsanya. Mereka yang sebagian besar kelas V tersebut, didampingi guru, berdoa untuk perjuangan kakak RA Kartini tersebut.Pondok Pesantren Tegal
Juri kunci Makam Sosrokartono, Sunarto memberikan penjelasan perihal perjuangan Sosrokartono. Menurutnya, Sosrokartono menguasai 26 bahasa asing dan 10 bahasa daerah Indonesia.Dijelaskan, Sosrokartono tidak hanya sekadar menjadi pejuang pendidikan tetapi juga sebagai perintis kemerdekaan. "Namun, ia tidak mau dipublikasikan terkait perjuangannya," tambah Sunarto.
Pondok Pesantren Tegal
Sosrokartono kelahiran 10 April 1877 itu, kata dia, dikenal seorang yang cerdas. Ia adalah orang Indonesia pertama yang menempuh pendidikan hingga tingkat perguruan tinggi di Belanda.Ia meninggal pada 8 Februari 1952, tanpa meninggalkan istri dan anak.
Redaktur : Abdullah Alawi
Kontributor : Qomarul Adib
Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Tegal Anti Hoax Pondok Pesantren Tegal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar