Mereka berbincang kebangsaan bersama Polresta dan Kodim Kota Cilegon. Pertemuan ini dihadiri oleh beberapa organisasi kemahasiswaan seperti GMNI, GMKI, BEM FT Untirta, BEM Al-Khairiyah, IMC Kota Cilegon, KAMMI Kota Cilegon, Sapma PP. Acara ini diisi dengan berbagai orasi kebangsaan, pembacaan puisi, serta tarian daerah.
| Peduli Harmoni Sosial, PMII Cilegon Nyatakan Tolak Hoax (Sumber Gambar : Nu Online) |
Peduli Harmoni Sosial, PMII Cilegon Nyatakan Tolak Hoax
Perwakilan Polresta Cilegon Iptu Hadi mengapresiasi kegiatan ini dan mendukung gerakan-gerakan positif yang mendorong persatuan bangsa.Ketua PMII Cilegon mengatakan, “Tidak boleh ada sekat-sekat pemisah di mahasiswa. Mahasiswa harus bersatu menjaga, merawat, dan mengawal NKRI serta Pancasila dalam usia Indonesia menuju satu abad."
Pondok Pesantren Tegal
Menurutnya, pemuda dan mahasiswa harus selalu bersatu, bersilaturahmi, dan bertegur sapa serta menjaga dan menghormati keberagaman yang ada.Pondok Pesantren Tegal
Pada pertemuan ini mereka mendeklarasikan gerakan anti-berita palsu (hoax). Di spanduk besar Polres, Kodim, dan unsur perwakilan organisasi mahasiswa setempat turut menandatangani pernyataan dengan tagline Turn Back Hoax. (Andra Iman Putra/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id
Pondok Pesantren Tegal Ubudiyah, Nahdlatul, Nasional Pondok Pesantren Tegal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar